Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Muaq purami di pau Purami di poloa Daq leqba tia Soroq tammappasaqbi"
Bila kita sudah berucap Jika mulut sudah berbincang Jangan sampai mencoba diri Surut menghilang tanpa pamit
FEATURE
MCK Sudah Plus, Namun Sayang Tanpa Air
SulbarDOTcom - MCK Sudah Plus, Namun Sayang Tanpa Air


 Penulis
: MUHAMMAD IRSYAN
 Rabu, 20 Mei 2015 01:55:32  | Dibaca : 1451 kali
 
Sulbar.com - Bagi warga Kampung Paleo Kelurahan Pangaliali Kabupaten Majene kehadiran tempat Mandi Cuci dan Kakus (MCK) Plus merupakan ide yang bagus dan amat disambut baik. Namun sayang, MCK Plus tersebut hingga berita ini diturunkan, belum tersedia air atas bangunan yang pembuatannya dipasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Majene.

"Sebenarnya, proyek pembangunan MCK Plus di tahun 2014 lalu di kampung kami ini, merupakan ide yang bagus dari pemerintah, yang mementingkan kepentingan masyarakat umum. Namun terus terang belumlah memenuhi harapan dari warga kami", ujar Jamaluddin, salah satu warga yang ditemui SulbarDOTcom saat bertandang Rabu, 20 Mei pagi tadi.

MCK Plus yang terletak sekitar 200 Meter dari jalan poros Majene-Mamuju itu dan berada di atas ketinggian itu dalam pengamatan SulbarDITcom, tampak terdapat sebuah bangunan yang berwarna kuning muda bercampur coklat. Dengan ukuran sekitar 6 x 4 meter, ini tak ubahnya adalah sebuah bangunan yang berfungsi sebagai sarana pembuangan hajat, mandi dan mencuci.

Tidak tanggung-tanggung sebut Jamaluddin, warga yang hendak buang hajat, mandi atau mencuci, terlebih dahulu harus mengangkut air dari sumber air yang berjarak jauh sekitar 150 meter.

"Saya kira ini penting menjadi perhatian pemerintah. Sebab MCK Plus ini belum memenuhi fungsi seperti yang diharapkan, pengadaan sanitasi air merupakan hal yang sangat kami tunggu-tunggu, guna memenuhi harapan daripada warga yang tinggal di sini. Sentuhan dari pemerintah setempat sangatlah dibutuhkan dalam menindak lanjuti pembangunan ini", Ujar Jamaludin sembari berjalan menuju kebun samping rumahnya.

Bagi Jamaluddin, hendaknya pembangunan MCK Plus yang dibuat sejak tahun 2014 lalu itu  haruslah berangkat dari perencanaan yang matang, "sebab jika begini adanya maka bangunan MCK Plus yang megah namun tak memiliki air ini akan menjadi masalah tersendiri bagi kami dan selalu akan menjadi buah bibir di masyarakat," tandas Jamaluddin.
 
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : MUHAMMAD IRSYAN

Selain aktif sebagai awak redaksi SulbarDOTcom, alumnus Unasman ini juga bergiat di Walhi Sulbar, PMII dan kader GP Ansor Cabang Majene

ARTIKEL TERKAIT
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 524,200

web server monitoring service RSS