Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Naiya Mara'dia, tammatindoi di bongi, tarrare di allo, namandandang mata dimamatanna daung ayu, dimalimbongna rura, dimadzinginna lita', diayarianna banne tau diatepuanna agama"
Sesungguhnya seorang raja, tidak akan terlena dalam lelap tidur di keheningan malam, tidak akan berdiam diri atau berpangku tangan di waktu siang hari, namun harus berpikir dan berupaya sera berikhtiar untuk meningkatkan hasil perikanan di tambak, terciptanya ketentraman dan kedamaian demi kelangsungan hidup manusia serta sempurnanya agama
PERISTIWA
Sapukal Community, Wakili Sulbar Festival Pusaka Dan Permata Sulawesi
SulbarDOTcom - Sapukal Community, Wakili Sulbar Festival Pusaka Dan Permata Sulawesi


 Senin, 25 Mei 2015 06:52:49  | Dibaca : 756 kali
 
Sulbar.com - Sapukal Community Mandar Sulbar ikuti Festival Pusaka Dan Permata Sulawesi yang dilaksanakan di Pasar Segar Panakukang Makassar. Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu, mulai dari tanggal 21 hingga 27 mei 2015 yang akan datang.

Salahuddin, Ketua Sapukal Community Mandar Sulbar, tadi siang via telepon kepada SulbarDOTcom menyebutkan, kegiatan yang diikuti dimaksudkan sebagai upaya untuk memperkenalkan khasanah kebudayaan Mandar.

"Kehadiran kami di acara ini, memang sengaja kami maksudkan agar Mandar kian dikenal oleh masyarakat di luar Sulbar, terlebih dalam hal kekayaan benda pusaka yang kita miliki", tuturnya.

Ia menyebutkan, kontes permata pusaka, Sapukal Community Mandar Sulbar mengikutkan beragam benda pusaka, diantaranya, kondowulo sebanyak tiga buah, keris atau gayang lima buah, jambiah lima buah, tombak atau doe dua  buah.

Sementara itu Muhammad ASlam, juga salah seorang pengurus Sapukal Community Mandar Sulbar yang dihubungi terpisah SulbarDOTcom, juga melalui telepon menyebutkan, kegiatan tersebut perlu diapresiasi mengingat ini adalah bahagian dan cara Mandar menunjukkan jati dirinya, melalui khasanah kebudayaan yang dimilikinya.

"Kami berharap kegiatan ini tetap mendapatkan respon dari berbagai pihak, utamanya dari pemerintah dan Para penggiat budaya. Karena dengan adanya kegiatan seperti ini, kembali mengingatkan dan menjadi referensi bagi generasi muda kita untuk tetap menjaga benda-benda pusaka peninggalan sejarah. Sehingga hal-hal seperti ini tidak hilang dan punah dengan semakin merambahnya budaya barat ke pelosok-pelosok daerah kita di Mandar", ujar Aslam.

Sekedar diketahui, kegiatan yang diikuti Sapukal Community Mandar Sulbar ini di dukung oleh Pemerintah Kabupaten Majene melalui Bupati Mejene, DPRD Majene dan Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Majene. [MRX/MRX]
 
 

ARTIKEL TERKAIT
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 525,678

web server monitoring service RSS