Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Muaq purami di palandang Pemali diliaiq Muaq purami di pobambaq Pemali di peppondoq-i."
Jika sudah terbentang Pantang dilangkahi Bila sudah diikrarkan Pantang membelakangi
PERISTIWA
Shalat Sunnah Malam Ganjil Akhir Ramadan Digelar Dibanyak Tempat
SulbarDOTcom - Shalat Sunnah Malam Ganjil Akhir Ramadan Digelar Dibanyak Tempat


 Senin, 13 Juli 2015 17:12:25  | Dibaca : 801 kali
 
Sulbar.com - Shalat sunnah malam ganjil akhir ramadan sebagai ritual yang seakan telah mentradisi di tanah Mandar-Sulwesi Barat kembali digelar di banyak tempat. Informasi yang berhasil dihimpun SulbarDOTcom, malam tadi 13 Juli 2015, selain di Pambusuang, gelar shalat sunnah malam 27 ramadan juga digelar di Bukku Majene, Makassar hingga Mapilli.

Aslam, salah seorang jamaah tariqat qadiriah yang hadir di Pambusuang menyebutkan, penyelenggaraan shalat 27 ramadan di Kompleks Makam Mursyid Tarikat Qadiriah, Annangguru Syekh H. Muhammad Shaleh, dipimpin langsung Annangguru Syekh Dr. H. Muhammad Ilham Shaleh yang tak lain adalah putra dari Annangguru Syekh H. Muhammad Shaleh, sedang shalat tarwihnya dipimpin oleh Habib S. Hamid Al Mahdali.

Menurut Aslam, shalat malam 27 ramadan di Pambusung tersebut dihadiri ribuan jamaah yang berasal dari berbagai daerah. Mulai dari Palu, Kalimantan, Majene, Makassar, Jakarta dan Mamuju serta beberapa kecamatan disekitar Pambusuang.

"Selain dari kalangan jamaah tarikat qadiriah, tampak pula beberapa pejabat dan petinggi daerah, mulai dari pejabat eksekutif hingga DPRD baik dari kabupaten maupun dari provinsi", sebut Aslam.

Sedang di Bukku Majene shalat sunnah malam ganjil 27 ramadan juga digelar sebagai ibadah sunnah rutin yang telah digelar semasa hidup mendiang Mursyid Tarikat Qadiriah, Annangguru Syekh H. Muhammad Shaleh.

Selain Pambusuang dan Bukku Majene, di Masjid Zainul Abidin Mapilli, penyelenggaraan shalat sunnah malam ganjil 27 ramadan juga digelar dan dipimpin langsung oleh Ustad Zainul Abidin dan dihadiri ratusan jamaah yang datang dari berbagai tempat, mulai dari Tubi Taramanu, Wonomulyo, Alu hingga Polewali dan beberapa desa yang berada disekitar lokasi peyelenggaraan sahalat malam 27 ramadan tersebut.

Di Makassar, seperti ramadan-ramadan sebelumnya, penyelenggaraan shalat sunnah malam ganjil 27 ramadan kali ini juga kembali digelar di Aula Training Centre Universitas Islam Negeri. Penyelenggaraannya sendiri dimpimpin langsung oleh Annangguru H. Muhammad Syibli Sahabuddin.

Selain, Pambusuang, Bukku Majene, Mapilli dan Makassar, berdasarkan pantauan SulbarDOTcom, di sejumlah masjid beberapa jamaah juga tampak khusyuk mengikuti shalat 27 malam. Mulai dari Masjid yang ada di Kediri Wonomulyo, Lampa dan beberapa mesjid lainnya. Termasuk di beberapa rumah warga, beberapa diantaranya juga secara khusus menyelenggakannya bersama keluarga kerabat dan jamaah pengajiannya.

Ritual penyelenggaraan shalat malam 27 ramadan sendiri tidak berbeda dengan penyelenggaraan shalat pada malam ganjil ramadan lainnya, yang bisanya digelar sejak malam 23, 25 hingga malam 27 ramadan, atau yang biasa dikenal sebagai malam lailathul qadhar yang terdiri dari Shalat Isya Berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan Shalat Qadha, Shalat Tasbih, Shalat Taubat, Shalat Hajat dan Shalat Tarawih serta Shalat Witir 11 rakaat. Rata-rata waktu yang digunakan untuk shalat sunnah malam ganjil ramadan ini dimulai sejak shalat isya atau sekitar pukul 20.00 hingga pukul 23.30 malam.

Sebelumnya, 11 Juli 2015 lalu, tepatnya pada malam 25 ramadan, shalat sunnah malam ganjil juga diselenggarakan di Masjid Kampus Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) yang diawali dengan acara buka puasa bersama di kediaman Annangguru H Muhammad Syibli Sahabuddin bersama jamaah tarikat qadiriah dari berbagai wilayah. Mulai dari Tutar, Matangnga, Alu, Limboro, Tinambung, Majene, Mamuju, Mamuju Utara, Polewali, Luyo, Mapilli, Matakali, dan daerah lainnya di Sulawesi Barat, dan sejumlah civitas akademika Unasman dan warga di sekitar.

Usai acara buka puasa bersama, serangkaian shalat sunnah malam ganjil akhir ramadan pun digelar.  Turut hadir sebagai jamaah, pada gelaran shalat malam 25 yang juga dipimpin langsung Annangguru H. Muhammad Syibli Sahabuddin itu, mulai dari Anggota DPR-RI, Andi Ruskati Ali Baal Masdar dan Wakil Bupati Polewali Mandar, M. Natsir Rahmat hingga beberapa pejabat daerah yang juga tampak hadir, menyatu dengan civitas akademika Unasman, warga serta jamaah tarikat qadiriah.
[MRX/MRX]
 
 

ARTIKEL TERKAIT
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 525,625

web server monitoring service RSS