Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Ayappui tonga-tongan Rokonna asallangan Iyamo tu-uq Pewongan di ahera."
Pahami yang sebenar-benarnya Semuanya rukun Islam Sebab itulah Bekal akhirat kelak
FEATURE
Kongres Ansor, Putar Memori Peserta Ke Nostalgia Pesantren
SulbarDOTcom - Kongres Ansor, Putar Memori Peserta Ke Nostalgia Pesantren


 Penulis
: MUHAMMAD ARIF
 Jumat, 27 November 2015 03:25:03  | Dibaca : 1200 kali
 
Sulbar.com - Kader Ansor Sulbar kembali Bernostalgia di Pesantren Pandanaran Sleman Yogyakarta dan membawa cerita nostalgia bagi rombongan Pengurus Wilayah PW GP Ansor Sulbar. Bagaimana tidak, rombongan PW GP Ansor Sulbar yang ditempatkan di lantai tiga mess santri pada Pesantren Pandanaran yang menyediakan dua petak ruangan. Petak ruangan yang menyediakan ranjang susun tempat peserta kongres ngalor ngidul seraya menikmati waktu istirahatnya.

Abdul Hakim Madda, Ketua GP Ansor Mamuju Utara kepada Muhammad Arif, wartawan SulbarDOTcom sekaligus Wakil Ketua GP Ansor Polewali Mandar, di acara Jumat 27 November 2015 siang tadi menyebutkan, bahwa sebenarnya suasana pesantren sudah sangat karib degan kehidupan para kader GP Ansor. Karena diketahui mayoritas kader GP Ansor adalah alumni dari beberapa pesantren.

"Kalau suasana (pesantren-red) seperti ini, bagi kami sudah biasa dan justru sangat menyenangkan, karena ini seperti mengulang memori nostalgia sewaktu mondok di pesantren," ujar Abdu Hakim Madda, yang juga cucu dari KH. Masud Buraerah, tokoh Nahdlatul Ulama Sulbar dan Imam masjid Merdeka Wonomulyo yang pada saat beliau menjadi imam, nuansa keagamaan sangat terasa dan masjid selalu ramai.

Kesan notlagik itu tidak hanya diperoleh ketika beristirahat di atas ranjang dua susun, para peserta Kongres GP Ansor Sulbar juga harus rela antri ketika hendak mandi. Deretan kamar mandi dan toilet yang berada di lantai dasar, telah dipersiapkan untuk digunakan ribuan peserta kongres dari seluruh penjuru nusantara.

Tidak heran jika suasana kesahajaan khas pesantren sempat disinggung Nusron Wahid, Ketua Umum GP Ansor Masa Khidmat 2010-2015 dalam pidato pembukaan, dengan mengutarakan permohonan maaf kepada segenap peserta atas pelayanan panitia yang terbilang sederhana.
 
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : MUHAMMAD ARIF

Selain aktif sebagai awak redaksi SulbarDOTcom, alumni Komunikasi Fisip dan Ketua Umum UKM Persma Radikal Unasman tahun 2014 ini juga mantan aktivis PMII dan dipercaya sebagai Wakil Ketua GP Ansor Polman

ARTIKEL TERKAIT
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 546,632

web server monitoring service RSS