Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Diang dalleq mulolongan Daq mu gula-gulai Andiang tu-uq Nasadia-diannaq."
Ada rezeki diperoleh Jangan diroyalkan Sebab tidak akan Selalu ada
PERISTIWA
Seniman Sulbar Ikuti Kongres Kesenian di Bandung
SulbarDOTcom - Seniman Sulbar Ikuti Kongres Kesenian di Bandung


 Kamis, 3 Desember 2015 12:26:54  | Dibaca : 465 kali
 
Sulbar.com - Seniman asal Sulawesi Barat (Sulbar) ikuti Kongres Kesenian Indonesia (KKI) ke III yang bertema Kesenian dan Negara dalam Arus Perubahan yang digelar di Grand Royal Panghegar Hotel Bandung 1-5 Desember.

SulbarDOTcom dari lokasi kongres melaporkan, sejumlah nama seniman asal Sulbar yang ikut berasal berbagai gendre yakni, Rachmat Mukhtar dari gendre seni rupa, Asmadi dari gendre Teater, Alfian Nuryadin dari gendre filem dan multimedia, Abdul Jalil dari gendre musik, A. Firdah Sepryanti dari gendre tari, dan Rahmat Pulonagau juga dari gendre seni rupa.

Anies Baswedan yang tampil sebagai pembicara utama dalam pidato pembukaannya dihadapan 600 seniman dari seluruh penjuru tanah air itu menyebutkan, penyelenggararaan KKI 2015 kali ini tidak hanya memikirkan nasib seniman dan kesenian. Karenanya seniman harus mau turun gunung berbaur dengan masyarakat dan mengajarkan kesenian kepada generasi muda.

"Dinamika yang terjadi saat ini sulit ditebak karena berubah dengan sangat cepat. Karenanya seniman jangan hanya berpikir tentang bagaimana nasib kreatifitas berkesenian dan kesenian saat ini dan mendatang, tapi pikirkan juga bangsa dan generasi mendatang," ujarnya.

Dalam menghadapi perubahan itu, Anies meminta kepada seniman untuk turun gunung. Seniman diharapkan berbaur dengan masyarakat, berkunjung ke sekolah-sekolah. Bahkan pendidikan seni menurut Anies tidak kalah penting dengan sains, "ke depan hanya orang-orang kreatif yang akan mampu bertahan".

Dalam pertemuan seniman dari seluruh penjuru nusantara ini akan membahas tentang masalah-masalah pengembangan kesenian yang selama ini telah dilakukan.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Kongres Kesenian Indonesia Kacung Marijan menuturkan kongres tersebut digagas para seniman, "pemerintah hanya memfasilitasi. Kami harapkan kongres ini bisa menghasilkan rumusan yang akan diserahkan kepada pemerintah".

Adapun sub tema yang kemudian dibahas pada hari kedua dalam rapat sidang komisi dibagi dalam empat bagian yang meliputi, politik kesenian dalam perspektif negara. Kesenian, negara, dan tantangan di tingkat global serta pendidikan seni, media, dan kreativitas dan yang terakhir adalah seni dalam pusaran kompleksitas kekinian. [MRX/MRX]
 
 

ARTIKEL TERKAIT
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 524,189

web server monitoring service RSS