Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ] [ Maps ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Takkalai di sobalang Dotai lele ruppu Dadi nalele Tuali di labuang."
Sekali bahtera layar terkembang Karam dan hancur tak kuhiraukan Asal tidak gempar terseriar Balik surut ke pangkalan semula
KOLOM
Kenapa Anak Putih Abu Itu Mesti Gelar Aksi Corat Coret
SulbarDOTcom - Kenapa Anak Putih Abu Itu Mesti Gelar Aksi Corat Coret
sejumlah aksi corat coret bau seragam siswa sesuai pengumuman kelulusan siang tadi
 Penulis
: MUHAMMAD SALIM
 Sabtu, 7 Mei 2016 20:38:36  | Dibaca : 1832 kali
 
Sulbar.com - Sebuah fenomena wajah pendidikan kembali ditampakkan dengan coretan buram. Adalah siang tadi, 7 Mei 2016, sekitar pukul 16.00 warna warni seragam sekolah putih abu tampak menjadi pemandangan yang begitu banyak kita bisa temukan. Serupa dengan pemandangan konvoi di jalanan yang tentu saja dengan suara kendaraan yang bising terus saja berkeliaran, bahkan hingga malam hari tadi.

Polewali Mandar salah satunya, sejumlah pelajar tingkat SMA tampak bersorak sorai diberbagai sudut jalan. Padahal, bukanlah kita mesti menyadari, bahwa di berbagai pelosok masih begitu banyak para pelajar yang merindukan seragam sekolah. Dan hanya karena keterbatasan ekonomi mereka tidak mampu membelinya.

Belum lagi, masih begitu banyak anak-anak seusia mereka yang juga mengenyam pendidikan di bawah kolong rumah, beratapkan rumbia, berdinding papan, berlantaikan tanah dan bahkan harus melintasi hutan, sungai, dan masih banyak lagi.

Apakah tidak ada cara lain merayakan kelulusan dengan cara-cara yang lebih bijaksana dan pula positif. Ya, dengan cara lebih bermanfaat dan tentu bisa menjadi panutan untuk kelulusan selanjutnya. Bukankah seragam yang anak-putih abu kenakakan itu adalah buah dari tetes keringat orang tua mereka.

Ingat, pada seragam yang kalian gunakan dan bahkan kalian corat coreti itu padanya melekat kerinduan dari mereka yang belum memiliki seragam sekolah. Inilah ironi yang mestinya kembai membuat kita harus berpikri ulang. Semoga ke depannya aksi corat coret pada momentum kelulusan seperti yang bisa kita temukan di Polewali Mandar kali, kelak tidak lagi harus terjadi. Termasuk juga disemua penjuru negeri ini. Semoga.
 
Tag : polman
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : MUHAMMAD SALIM

Selain aktif sebagai awak redaksi SulbarDOTcom, lelaki yang bernama pena Salim Makkarodda ini alumnus UNM yang terlibat di berbagai kegiatan kesenian, kesusateraan dan anggota dari Komunitas Fotografer Polewali Mandar.

Artikel Terkait
16 DPK KNPI se Polman Desak Pemberlakuan FDS Ditarik
Didatangi Puluhan Warga Matangnga, AIM Serius Dukung Ilham D3
Wakil Ketua DPRD Siap Dampingi Petahana di Pilbub Polman
Saprillah, Kita Harus Merawat Indonesia
IPDA Abd Haris Y Humas Polisi Yang Dekat Wartawan
 
Komentar
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
    Catatan :
No Ads, No Spam, No Flood please !
Mohon tidak menulis iklan, spamming dan sejenisnya.
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2019 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 1,348,712

web server monitoring service RSS