Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ] [ Maps ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Menangi kaccang tunggara Menangi na sumobal Tanda mokau Tuali di lolangan."
Semakin kencang angin tenggara Semakin layar terkembang Suatu pertanda pantang mundur Balik surut dari samudera luas
PERISTIWA
Program Pembangunan Polman Tuai Kritik
SulbarDOTcom - Program Pembangunan Polman Tuai Kritik
Kantor Bupati Polewali Mandar

 Penulis
: NASRUL MASSE
 Minggu, 11 Juni 2017 22:02:58  | Dibaca : 1395 kali
 
Sulbar.com - Program pembangunan yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman) dinilai tidak maksimal bahkan cenderung berorientasi penghargaan dan hanya menghabiskan anggaran. Karenanya perlu mendapatkan perhatian serius dari berbagai kalangan, utamanya setelah Polman masuk kategori sebagai daerah tertinggal.  

"Agar Polewali Mandar dapat direken sebagai daerah maju dan tidak lagi berada pada posisi daerah tertinggal, maka Pemkab Polman harus mendorong program yang menyeluruh dari kota hingga ke desa," begitu yang disampaikan oleh salah satu pemerhati politik Sulawesi Barat, Munawir Arifin, kepada SulbarDOTcom via whatsapp siang tadi, (11/6).

Munawir mengatakan, jika pemerintah pusat masih menilai Polman sebagai daerah tertinggal, maka pemerintah perlu melakukan evaluasi, terutama programnya harus menyeluruh.

"Saya kira Pemerintah mempunyai indikator terhadap penilaian setiap daerah yang tertinggal maupun yang tidak ada di Sulbar," ungkap Awi sapaan akrabnya.

Lanjutnya, jika Polman tetap masih tergolong kategori daerah tertinggal, maka pemerintah sebaiknya menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk lebih kreatif dan memprioritaskan program daerah yang menjadi persoalan selama ini.

"Prioritaskan saja masalah kemiskinan secara menyeluruh, bukan hanya di daerah perkotaan, tetapi juga di daerah pinggiran. Untuk keluar dari kategori daerah tertinggal, pemerintah harus menjawabnya dengan program real, seperti penuntasan kemiskinan, dan perbaikan kehidupan masyarakat. Terutama masalah kesehatan, pendidikan, dan peningkatan pendapatan masyarakat," tutur alumnus pasca Universitas Indonesia ini.

Banyak Progran Habiskan Anggaran
 

Dihubungi terpisah, Sahbuddin M Sanusi anggota DPRD Kabupaten Polman menilai, status Polman sebagai daerah tertinggal merupakan tanggung jawab bersama, baik di legislatif ataupun di eksekutif.

Karenanya, Sahbuddin meminta Pemkab tidak membuat program yang sifatnya sementara. Namun program yang dibuat haruslah berkelanjutan dan berdampak kepada masyarakat luas.

"Pemkab harusnya melakukan evaluasi dari setiap program yang telah dijalankan. Saat ini banyak program yang hanya untuk menghabis-habiskan anggaran. Bantuan kepada setiap kelompok harus dievaluasi setiap tahunnya. Jangan buat program karena cenderung ingin mendapat penghargaan," kritik Sahbuddin ketua fraksi PPP DPRD Polman.
 
Tag : polman
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : NASRUL MASSE

Selain aktif sebagai awak redaksi SulbarDOTcom, dirinya juga banyak terlibat dalam beragam program penguatan kapasitas masyarakat


ARTIKEL TERKAIT
Hari ini, DPRD Polman Gelar Rapat Program Kerja 2016
Setelah Natsir, AIM Menyusul Kembalikan Formulir ke PPP
Mengurai Estetika Kehidupan di Atas Panggung Pertunjukan
Piagam Adipura Polman, Pemkab Harus Libatkan Masyarakat
Amperak Nilai, Ironis Lokasi Masjid Merdeka Dijadikan RTH
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
    Catatan :
No Ads, No Spam, No Flood please !
Mohon tidak menulis iklan, spamming dan sejenisnya.
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2019 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 1,507,281

web server monitoring service RSS